Scroll boleh, gabung komunitas wajib. Follow Kami Join Sekarang

Grok AI Diduga Jadi Mesin Konten Negatif, Kemkomdigi Siapkan Langkah Tegas

Grok AI Diduga Jadi Mesin Konten Negatif, Kemkomdigi Siapkan Langkah Tegas

 

JAKARTA, WarungBede – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dilaporkan tengah melakukan pendalaman terkait dugaan penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) bernama Grok. Teknologi milik xAI ini diduga dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk memproduksi konten bermuatan asusila atau pornografi.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya laporan mengenai potensi penggunaan fitur pembuat gambar (image generator) pada Grok yang minim filter terhadap konten sensitif. Kemkomdigi menegaskan bahwa segala bentuk distribusi konten yang melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) akan ditindak tegas.

Tantangan Regulasi

AI
Pihak kementerian menyatakan bahwa meskipun teknologi AI membawa kemajuan besar, pengawasannya harus diperketat untuk mencegah dampak negatif di masyarakat. "Kami sedang mendalami mekanisme teknis bagaimana konten tersebut dihasilkan dan sejauh mana platform bertanggung jawab atas output yang dihasilkan penggunanya," ujar perwakilan kementerian dalam keterangan tertulisnya.

Grok AI, yang terintegrasi dengan platform media sosial X (sebelumnya Twitter), memang dikenal memiliki kebijakan yang lebih "bebas" dibandingkan kompetitornya seperti ChatGPT (OpenAI) atau Gemini (Google). Namun, kebebasan ini memicu kekhawatiran terkait penyebaran deepfake atau gambar eksplisit yang merugikan martabat individu.

Peringatan bagi Pengguna Kemkomdigi mengimbau masyarakat untuk tidak turut serta menyebarkan konten asusila hasil olahan AI. Berdasarkan UU ITE, individu yang sengaja mendistribusikan konten pornografi di ruang digital dapat terjerat sanksi pidana penjara maupun denda hingga miliaran rupiah.

Saat ini, pemerintah terus menjalin komunikasi dengan berbagai penyedia layanan platform global agar mereka memperkuat sistem moderasi konten, terutama yang berbasis AI, guna mematuhi norma dan hukum yang berlaku di Indonesia.

Posting Komentar

Cookie Consent
We serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
It seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
We have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.
Agen warung bede Welcome to WhatsApp chat
Howdy! How can we help you today?
Type here...