Dinasti Abbasiyah sering kali disebut sebagai The Islamic Golden Age atau Zaman Keemasan Islam. Pada masa ini, Islam tidak hanya berkembang sebagai kekuatan politik, tetapi juga sebagai pusat ilmu pengetahuan, seni, dan ekonomi dunia yang tak tertandingi.
Masa Kejayaan: Puncak Keemasan di Baghdad
warungbede.biz.id Periode Utama: 750 M – 1258 M Puncak Kejayaan: Sekitar tahun 786 M hingga 833 M (Masa Khalifah Harun al-Rasyid dan Al-Ma'mun).
Di bawah kepemimpinan Khalifah Harun al-Rasyid, Baghdad bertransformasi menjadi kota terkaya dan pusat intelektual dunia. Inovasi terbesar pada masa ini adalah pendirian Bayt al-Hikmah (Rumah Kebijaksanaan), sebuah perpustakaan raksasa sekaligus pusat penerjemahan karya-karya Yunani, Persia, dan India ke dalam bahasa Arab.
Perkembangan Peradaban: Ilmu Pengetahuan dan Ekonomi
Perkembangan Dinasti Abbasiyah mencakup berbagai bidang yang hingga kini masih dirasakan manfaatnya:
1. Sains dan Matematika
Al-Khawarizmi menemukan konsep Aljabar dan angka nol. Di bidang astronomi, para ilmuwan Abbasiyah sudah mampu mengukur keliling bumi.
2. Kedokteran
Ibnu Sina (Avicenna) menulis The Canon of Medicine, yang menjadi buku panduan medis standar di Eropa selama berabad-abad.
3. Ekonomi
Sistem perbankan mulai dikenal, termasuk penggunaan cek (sakk) untuk perdagangan lintas negara dari Maroko hingga Tiongkok.
4. Arsitektur
Pembangunan kota Baghdad dengan desain bundar yang ikonik dan kemegahan Istana Emas menunjukkan kemajuan teknik sipil yang luar biasa.
Masa Kehancuran: Tragedi Jatuhnya Baghdad
Tanggal Kejatuhan: 10 Februari 1258
Setelah lima abad berkuasa, kekuatan Abbasiyah mulai memudar akibat konflik internal, korupsi, dan munculnya dinasti-dinasti kecil yang memisahkan diri. Titik akhir dari dinasti ini terjadi ketika tentara Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan mengepung Baghdad.
Pada tanggal 10 Februari 1258, Baghdad jatuh. Penghancuran kota ini sangat tragis; perpustakaan dibakar dan ribuan buku dibuang ke Sungai Tigris hingga airnya konon berubah menjadi hitam karena tinta. Peristiwa ini menandai berakhirnya secara resmi kekhalifahan Abbasiyah di Baghdad.
Kesimpulan
Dinasti Abbasiyah adalah bukti nyata bahwa integrasi antara iman dan ilmu pengetahuan dapat melahirkan peradaban yang maju dan inklusif. Meskipun runtuh pada tahun 1258, warisan intelektual mereka tetap menjadi fondasi bagi Renaisans di Eropa dan perkembangan sains modern. Baghdad mungkin jatuh, namun ilmu pengetahuan yang mereka rintis tetap abadi.
